Mencintai Allah Swt

Posted on November 2,. Filed under: Cinta | Tags: , |


Barangsiapa memberi karena Allah, menolak karena Allah, mencintai karena Allah, membenci karena Allah, dan menikah karena Allah, maka sempurnalah imannya. (HR. Abu Dawud)

Barangsiapa mengutamakan kecintaan Allah atas kecintaan manusia maka Allah akan melindunginya dari beban gangguan manusia. (HR. Ad-Dailami)

Sebutan cinta kepada Allah adalah sebuah sebutan yang menyejukkan di dalam hati karena, pada saat menyebut cinta kepada Allah maka seluruh pikiran terpusat kepada satu proses penyatuan ‘diri’ terhadap sang pencipta diri itu sendiri. Sebuah kesuksesan yang besar dalam hidup ini jika kita memperoleh gelar kecintaan kepada Allah, karena sudah pasti Allah mencintai hambanya yang mencintai Allah dan akan menerima balasan kenikmatan di akhirat kelak.🙂


Untuk menjadi hamba yang mencinta kepada Allah tentu memerlukan beberapa bukti tanda atas pengakuan kecintaan tersebut. barang siapa mengaku cinta tetapi tanpa pembuktian maka kecintaannya itu hanyalah kebohongan belaka. Ada beberapa tanda orang tersebut dikatakan cinta kepada Allah adalah sebagaimana hadits Nabi saw;

“Kebenaran tanda cinta itu ada tiga, memilih pembicaraan kekasihnya daripada pembicaraan lainnya, memilih majlis kekasihnya dari majlis orang lain, memilih kerelaan kekasihnya daripada kerelaan orang lain”

Tiga tanda seperti yang disabdakan oleh Nabi saw tersebut di atas menjadi pembuka cakrawala untuk mengukur kecintaan seseorang terhadap Allah, terlebih lagi untuk mengenali seberapa dalam rasa kecintaan kita kepada Allah. Karena yang lebih mengerti tentang diri kita adalah kita sendiri.

1. Memilih pembicaraan kekasihnya daripada pembicaraan lainnya,
Orang yang mencinta kepada Allah maka akan lebih memilih kalamullah ketimbang kalam selain-Nya, lebih memilih petunjuk hukum yang dituang di dalam Qur’an ketimbang pembenaran rasional belaka yang terkadang cenderung agak ngawur dan ngelantur. Hal ini banyak terbukti dimana seseorang mencari pembenaran dirinya tidak melalui kalamullah tetapi lebih condong kepada rasionalis murni yag tidak didukung oleh logika mantiqi yang benar.

2. Memilih majlis kekasihnya dari majlis orang lain,
Orang yang cinta kepada Allah akan lebih memilih Majlis-majlis atau perkumpulan yang didalamnya memetingkan dzikir, mau’idhah hasanah, membaca qur’an, ta’lim dan kegiatan islami lainnya daripada harus datang untuk berpesta pora lupa daratan, atau sekedar berjoget ria menghilangkan kepenatan kerja. Adalah bohong belaka jika dalam kondisi demikian tetapi di dalam ungkapan lisannya mengatakan “aku cinta kepada Allah”. Lihat saja banyak bangunan masjid megah tetapi majlis ta’limnya sepi, jama’ahnya segelintir orang-orang tua, remaja masjidnya hampir punah. Hal ini sudah menjadi fenomena nyata yang sukar untuk dibantah.

Dalam hal ini, Al-Asqalany berpendapat bahwa cinta kepada Allah ada dua bagian yaitu menjalankan yang wajib dan menjalankan yang sunnah, lebih jauh Al- Ghazali mengungkapkan di dalam kitabnya, Bidayatul hidayah bahwa ibadah wajib ibarat pedagang adalah modalnya sedangkan ibadah sunnah adalah keuntungannya. Ambillah keuntungan sebesar-besarnya.

3. Memilih kerelaan kekasihnya daripada kerelaan orang lain
Ciri yang terakhir yang di ungkap di dalam hadits tersebut adalah, orang yang cinta kepada Allah lebih mendahulukan kerelaan Allah daripada kerelaan selain Allah. Menjadi kesalahan yang fatal jika mejadi penjilat kepada atasan. Banyak pegawai yang tidak segan segan harkat dan martabanya direndahkan hanya demi pekerjaan dan naik jabatan. Mustahil orang yang demikian ini dibenarkan memperoleh predikat cinta kepada Allah. Tetapi lebih dekat dikatakan sebagai Rakus dan kerakusan adalah bagian dari mental agama yang rapuh.😥😥

Walllahu a’lambishowwab

dari berbagai sumber

Make a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

8 Responses to “Mencintai Allah Swt”

RSS Feed for Titian Ilahi Comments RSS Feed

perlu ditambahkan, Ciri-ciri orang yang mencintai Allah SWT : selalu mengingat dan berzikir, selalu bertafakur tentang makhlukNya (bukan bertafakur tentang penciptanya), ridlo atas segala ketentuannya dan ridlo Allah SWT. Mengatur kehidupannya, sabar ketika mendapat musibah, bersyukur ketika mendapat nikmat, dan selalu berbuat baik sesama manusia dan tidak merusak alam (menjadi muhsin) – untuk lebih lengkap lagi silahkan baca : “Cinta Manusia kepada Tuhan”

ikhlas dan berserah diri, merasa dekat dengan sang Maha Pemilik Cinta

salam kenal n’ makasih atas tambahannya

[…] cahaya memancar dari seorang bayi mungil yang baru saja dilahirkan tanpa bantuan siapa-siapa. “Ya Allah”, seru Ismail, “anakku, Rabiah, telah datang membawa sinar yang akan menerangi alam di […]

🙂🙂😆
Assalamualaikum ……………..

perlu melalui empat tingkatan untuk mencapai tingkatan cinta kpd Allah.dgn 4 sembah atao dg bahasa kejawen : 1.sembah raga(syariat).2.sembah cipta/qolbu(tarikat)3.sembah jiwa(hakikat)4.sembah rasa(ma’rifat).itu yang di tuturkan oleh seorang sufi dari tanah jawa.

kt2nya sungguhlah benar,,, barang siapa yang mncintai seseorang melebihi cintanya kepada allah,,, maka sungguh tak wajar….

mantab deeech..


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d bloggers like this: