Sejarah Tasawuf

Posted on October 22,. Filed under: Ma'rifatulloh, Sufi | Tags: , |


Menurut sejarah, orang yang pertama kali memakai kata “sufi” adalah Abu Hasyim al Kufi (zahid Irak, w. 150). Sedangkan menurut Abdul Qosim Abdul Karim bin Hawazin bin Abdul Malik bin Talha bin Muhammad al Qusyairi (tokoh sufi dari Iran 376-465 H), istilah ”tasawuf” telah dikenal sebelum tahun 200 H. Tetapi ajaran pokok yang selanjutnya merupakan inti tasawuf itu baru muncul secara lengkap pada abad ke 3 Hijriyah. Pada abad ke 2 Hijriyah itu itu belum diketahui adanya orang-orang yang disebut sufi; yang terlihat adalah aliran Zuhud (penganutnya disebut zahid).

Seperti diketahui dalam sejarah, para zahid besar dalam abad ke 2 H. (seperti al Hasan al Basri, abu Hasyim al Kufi, Sufyan as Sauri, Fudail bin Iyad, Rabi’ah al Adawiyah dan Makruf al Karkhi) dan lebih-lebih lagi mereka yang hidup pada abad-abad berikutnya (seperti al Bistaami, al Halaj, Junaid al Bagdadi, al Harawi, al Gazali, Ibn Sab’in, Ibni Arabi, abu al Farid, Jalaluddin ar Rumi) telah mengolah atau mengembangkan sikap atau emosi agama dalam hati mereka dengan kesungguhan yang luar biasa. Sebelum munculnya Ar Rabbi’ah al Adawiyah (w.185 H) tujuan tasawuf yang diupayakan oleh para zahid menurut penilaian para ahli, tidak lain dari terciptanya kehidupan yang diridhai oleh Tuhan didunia ini, sehingga di akhirat terlepas dari azab Tuhan (neraka) dan memperoleh surga-Nya.

Untuk tiba pada identifikasi akhir tasawuf dengan thariqah, yang kita ketahui terjadi pada abad ke 3 H, kita harus meneliti apa yang sebenarnya terjadi dalam tradisi Islam yang mengakibatkan timbulnya tasawuf.
Ada sejumlah peristiwa yang berlangsung pada masa itu, yang kesemuanya membuat tasawuf mengemuka : 1. Kecenderungan mencampuradukan asketisme dengan jalan itu
2. semakin mantapnya aliran-aliran yurisprudensi eksetorik.
3. Pernyataan-pernyataan kaum syi’ah mengenai para imam.
4. Munculnya filsafat Islam
5. Meningkatnya formalism ahli-ahli hukum
6. Tuntutan untuk memastikan bahwa pesan integral dari wahyu.
Sejak saat itu dikaitkan dengan tasawuf, dan jika diperhatikan keenam hal tersebut diatas, sangat erat kaitannya dengan kemunculan tasawuf.

Referensi:
1. Ensiklopedi Hukum Islam, Ichtiar Baru Van Hoeve, Jakarta,1996.
2. Ensikllopedia Islam Indonesia, Djambatan,Jakarta 1992.
3. Seyyed Husein Nasr (Editor), Ensiklopedi Tematis Spiritualitas Islam, Mizan Bandung, 2002.

Make a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

One Response to “Sejarah Tasawuf”

RSS Feed for Titian Ilahi Comments RSS Feed

alhamdulilah baguz


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d bloggers like this: